Cancel Preloader

Ini Cara Benar Menikmati Lukisan

 Ini Cara Benar Menikmati Lukisan

Seorang pengunjung mengamati karya lukisan palsu pada pameran Lukisan Palsu di Jogja Gallery, Yogyakarta, Kamis (6/8). Pameran yang digagas oleh Perkumpulan Pecinta Seni Rupa Indonesia (PPSI) itu menampilkan sejumlah repro lukisan karya para maestro lukis di Indonesia guna memberikan edukasi tentang lukisan palsu dan kejahatan dalam seni rupa. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/pd/15.

Bicara tentang karya seni yang satu ini, tidak sedikit kening yang mengerutkan dahi, sebab goresan visual yang ditorehkan langsung dari tangan para maestro ini mampu dibanderol dengan harga yang fantastis. Lantas, bagaimana cara yang benar menikmati lukisan?

Salah satu tokoh seniman di tanah air, Sapardi Djoko Damono menyebutkan salah satu cara dalam menikmati lukisan adalah dengan dihayati. Sebab menurut Sapardi, karya lukis bukanlah sesuatu yang harus dipahami. (Dalam pembukaan pameran seni lukis cat air “Pleasure” di Taman Ismail Marzuki, periode 2015 silam).

Menghayati seni, termasuk lukisan merupakan salah satu cara agung dalam meletakkan penghargaan yang tinggi dalam sebuah karya. Karena bagi seniman yang satu ini, penilaian Lukisan bukanlah pada baik dan buruknya goresan yang dihasilkan, namun lebih kepada dialog yang ingin disampaikan oleh sebuah karya.

Keindahan yang ditangkap oleh para penikmat seni lukis bukanlah hal utama, mengingat kata ‘indah’ merupakan hal yang sangat subjektif bagi setiap orang.

Namun ketika sebuah lukisan mampu menyampaikan dialog rasa pada para mata yang memandang, bagi Sapardi, disitulah letak kekuatan tertinggi sebuah karya seni lukisan.

Penulis: | Editor:

BACA LAINNYA