Cancel Preloader

Jantung Hang Tuah Berdetak Lagi

 Jantung Hang Tuah Berdetak Lagi

Pagi-pagi sekali, gairah hari Rabu (24/3) berbeda dari biasanya. Ini penanda bahwa 2-H menuju jantung Hang Tuah berdetak lagi pada pelaksanaan Seminar Internasional yang berlokasi di Gedung Nasional Dabosingkep.

Demikian juga dengan panitia rombongan yang dinakhodai oleh Dato’ Sri Lela Budaya Rida K Liamsi sudah menyiapkan diri dalam pelayaran ke Kabupaten Lingga dari dermaga Sri Bintan Pura Kota Gurindam, Tanjungpinang.

Dari kutipan yang tercecer, banyak Catatan sejarah yang ditemukan belakangan ini menunjukkan bahwa keberadaan Hang Tuah dalam peta sejarah, khususnya di jazirah Tanah Melayu.

Ini menguatkan bahwa Hang Tuah bukan lagi mitos atau legenda. Hang Tuah nyata dan punya jejak sejarahnya.

Lantas, bagaimana rekonstruksi perjalanan sejarahnya? Di mana dia lahir? Kemana dia membangun jati dirinya? Di mana dia mengabdi? Dan apa yang dia lakukan sebagai seorang laksamana sehingga meninggalkan nama yang harum dan terus dikenang? Sejauh mana hikayat dan cerita tentang dirinya itu, wujud dan dapat ditemukan dalam jejak sejarah? Hingga jantung sang Laksamana Hang Tuah itu bisa berdetak lagi? Itulah yang menjadi latar belakang diadakannya seminar sejarah yang bertema “Hang Tuah dan Jejak Sejarahnya”.

Seminar sehari ini akan dilaksanakan di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Mengapa di Singkep? Ternyata ada pendapat yang mengatakan Hang Tuah lahir di Sungai Duyung, Singkep.

Benarkah itu? Itulah yang akan dibincangkan oleh sejumlah pembicara dalam acara yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan Kepulauan Riau, Kabupaten Lingga dan Yayasan Jembia Emas sebagai mitra

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

BACA LAINNYA