Cancel Preloader

Keturunan Hang Tuah Pernah Dihubungi ‘Orang Dalam’ Kerajaan Melaka, Ada Apa?

 Keturunan Hang Tuah Pernah Dihubungi ‘Orang Dalam’ Kerajaan Melaka, Ada Apa?

Makam Hang Tuah yang asli di Sungai Duyung, Kawasan Kp.Bintan Bekapur,Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Kepri. Foto: Dok Tun Hasyim

Dalam perjalanan laut menuju negeri Timah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, sepanjang jalan itu juga awak media bercengkerama dengan zuriat ke-11 Hang Tuah. Topik wawancara seputar hang Tuah yang menjadi cemilan perjalanan membuka fakta bahwa sembilan tahun lalu Hasyim pernah dihubungi oleh orang dalam Kerajaan Melaka.

Dalam komunikasi singkat itu, Hasyim menjelaskan bahwa Malaysia tidak sekedar mengakui bahwa Makam Hang Tuah di Melaka sebagai pusara kosong, namun juga sudah menyiapkan sepucuk surat.

“Dia (orang dalam kerajaan Melaka, red) sudah menyiapkan surat yang berisi permohonan maaf terkait makam Hang Tuah yang ada disana (Tanjung Keling-Melaka, red).” Kata Hasyim, Rabu (24/3).

Silsilah bagan Hang Tuah. Foto: Dok Tun Hasyim

Namun demikian, Hasyim tetap membenarkan jejak sejarah hang Tuah di Melaka pada tempo itu, sebelum runtuh diserang Portugis untuk kali kedua pada tahun 1511.

“Pernyataan Hang Tuah pernah di Melaka, iya kami membenarkan. Namun kalau makamnya juga disana, tunggu dulu. Banyak kepingan sejarah yang merujuk fakta bahwa pusara keturunan kami itu ada di tanah Bintan.” Jelasnya tanpa sungkan.

Kapal laut terus melaju, sempat sejenak mampir ke Benan, Mensanak, Rejai, Tanjuk kelit, Sei Tenam hingga Pulun. Namun perjalanan 4,5 jam itu tidak menyurutkan perbincangan mengenai sosok fenomenal Laksamana Hang Tuah hingga sampai di negeri Timah.

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

BACA LAINNYA