Cancel Preloader

Lebih 2 Abad Mati Suri, Timah Singkep ‘Orgasme’ Lagi

 Lebih 2 Abad Mati Suri, Timah Singkep ‘Orgasme’ Lagi

Gedung Implasment, jejak kejayaan Timah Singkep. dok-Yusuf Hidayat. sumber: Internet

Nostalgia kejayaan timah di Dabo Singkep Kabupaten Lingga sepertinya akan masuk pada jilid II. Pasalnya Bupati Lingga terpilih, Muhammad Nizar mengaku sudah menyiapkan langkah strategis agar PT. Timah Tbk kembali beroperasi di Kabupaten Lingga. Tentunya kabar tersebut membuat kejayaan timah di Dabosingkep orgasme kembali setelah lebih 2 abad mati suri.

Hal tersebut disampaikan Nizar secara langsung dalam agenda ekspose kegiatan konsultasi publik pada proses tahapan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

Dalam kesempatan tersebut, Nizar secara terbuka mengakui bahwa saat ini berkas perizinan sudah nangkring di meja Gubernur Kepulauan Riau.

“Kita berharap gubernur segera menyelesaikan proses perizinan tersebut, sehingga perusahaan timah yang pernah jaya di Pulau Singkep ini dapat kembali beroperasi.” Ujarnya, Kamis (1/4). Sebagaimana dilansir dari rcmnews.

Untuk diketahui bersama, penambangan timah di pulau Singkep sudah ada sejak lebih dua abad silam, tepatnya pada kedaulatan Sultan Abdul Rahman Syah (1812-1832).

Jejak sejarah penambangan timah masih berlanjut, hingga pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah II (1857-1883), yang merupakan Sultan Riau-Lingga pertama yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, kebijakan kerajaan adalah memfokuskan program kerjanya untuk meningkatkan penghasilan rakyat . Selain menggalakkan sagu, Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah II juga menggalakkan penambangan bijih timah di Pulau Singkep (kutipan: Daud Kadir, 2008 : 188).

Tiba masanya, perjalanan penambangan timah yang ratusan tahun tersebut pada akhirnya harus lemah dan mengalah setelah diperparah dengan kehadiran perusahaan penambangan Pasir Tailing Timah di periode 1993 silam.

Semenjak itu hingga kini, sebagian besar masyarakat Kabupaten Lingga, khususnya Dabo Singkep hanya menyimpan kenang nostalgia kejayaan timah dalam kenangan.

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

BACA LAINNYA